Organisasi Keluarga Pesekolah Rumah
untuk Edukasi & Advokasi
PERKUMPULAN
HOMESCHOOLING
INDONESIA.
Our Story
We're equally excited about corporate and
Business
Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia
Corporation
Demand first-rate Best services & best
solution
Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia
TENTANG KAMI
PERKUMPULAN HOMESCHOOLER INDONESIA
PHI adalah organisasi edukasi dan advokasi publik, bukan komunitas. Kegiatan PHI fokus pada penguatan posisi tawar keluarga homeschooler di hadapan masyarakat dan pemerintah, dan tidak menjalankan fungsi penyelenggara program kegiatan belajar buat anak-anak homeschooler
TIM PHI
Berkenalan dengan Tim PHI

Ellen Kristi
Koordinator PHI
Ibu tiga anak yang berdomisili di Semarang. Bersama suami memutuskan menjalankan pendidikan berbasis keluarga (homeschooling) sejak 2007.
Berlatar belakang ilmu hukum dan filsafat, saat ini Ellen mencurahkan waktu dan energi untuk melakukan pengorganisasian komunitas dan advokasi di berbagai isu, mulai dari menyusui (breastfeeding), kebebasan beragama dan keyakinan, keadilan iklim dan lingkungan, juga penguatan peran keluarga dalam pemenuhan hak pendidikan tiap anak di Indonesia

Annette Ellen
Tim Inti
Ibu homeschooler sekaligus fasilitator berbagai kelas online yang tinggal di Jakarta. Ia terlibat dalam aktivisme perempuan dan kebangsaan sejak 2024 dan suka membaca, menulis puisi juga menonton film.
Anak-anak:
1. Dominggo (18 thn) semester 1 Bisnis Digital, Univ. Bunda Mulia-Alam Sutra
2. Dorothy (14 thn) kelas 9, PBx
3. Donita (8 thn) kelas 3, PKBM Tunas Harapan

Lyly Freshty
Tim Inti
Ibu 3 homeschooler berbagai usia setara SD dan SMA ini memilih homeschooling untuk bisa mengawal langsung pendidikan karakter anak dan berupaya merawat bonding dengan anak agar tetap kuat hingga anak dewasa. Keluarganya menjalani homeschooling sejak anak usia dini hingga kini anak jelang dewasa muda setara akhir SMA.
Lyly juga pegiat keterhubungan anak dan alam. Ia aktif berbagi edukasi dan pengalaman tentang pentingnya peran orangtua/pendidik dalam menjembatani agar anak mendapatkan haknya untuk terhubung dengan alam.
Di antara waktu mendampingi anak homeschooling, ia paling senang membaca buku, menulis bebas, mendengarkan lagu dan musik, mengelus-elus kucing, dan jalan-jalan menikmati alam sekitar.

Anggraheny Putri
Tim Inti
Seorang ibu dengan dua anak yang berdomisili di Boyolali. Aktif dan tertarik pada isu parenting dan pendidikan. Pernah menyekolahkan sulungnya hanya sampai kelas 2 SD lalu berlanjut menjadi homeschooler.
Kini si sulung berkuliah di sebuah PTN di Surabaya berbekal ijazah Paket C. Bungsunya tak pernah sekolah, kini di Paket C setara dengan kelas 10 SMA. Hobinya menggambar dan bermain musik.

Noor Aini Prasetyawati (Iin)
Tim Inti
Ibu dari seorang anak laki-laki yang lahir di tahun 2010. Saat ini tinggal di Surakarta.
Memiliki perhatian konsen pada isu anak dan perdamaian, termasuk hak akan pendidikan yang berkualitas.
Sebagian besar pekerjaannya berhubungan dengan media alternatif.
Sejak 2019 bergabung dengan Tim Inti PHI sampai sekarang.

Wimurti "Moi" Kusman
Tim Inti
Homeschooler sejak 2005 saat anak kedua memutuskan untuk berhenti SMP. Ibu dari tiga anak yang semuanya homeschooler. Anak pertama dan kedua pernah SMA dan SMP dan memutuskan homeschooling. Sekarang mereka sudah bekerja setelah tamat kuliah. Anak ketiga sama sekali tidak pernah sekolah dan sekarang sudah kuliah.

Sapta Nugraha
Tim Inti
Lulus dari Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Weda Bhakti Universitas Sanata Dharma, 2006. Hingga 2010 bekerja sebagai editor di beberapa penerbitan.
.
Saat ini menekuni usaha mandiri sekaligus menjadi Puppeteer dan Puppet Crafter di Aniwayang Studio.
Tinggal di Sleman, Yogya bersama Regina Stela (istri) dan 1 anak, Ron Mangun (15 th kurang 2 bulan).
Sebagai homeschooler mendampingi keseharian anak yang berada di kelas VIII PKBM, dan mencoba menekuni minat pada musik digital. Membaca buku-buku cerita tetap menjadi kegemaran, selain berolah fisik di klub badminton dan permainan catur.

Idaul Hasanah
Tim Inti
Keluarga homeschooler dari Malang. Saat ini mengajar di Universitas Muhammadiyah Malang. Bersama suami memutuskan HS pada tahun 2011, setelah sebelumnya dua anak pertama sempat sekolah formal (satu tahun dan dua tahun). Homeschooler sampai level SMA dan sekarang keduanya sudah kuliah. Anak yang paling kecil setelah menempuh homeschooling, memilih sekolah formal ketika masuk SD. Hal yang paling disyukuri ketika memilih homeschooling untuk anak-anak adalah munculnya self learning.

