Anda di sini
Beranda > Tentang PHI

MUKADIMAH

Kami percaya bahwa kodrat anak-anak adalah untuk tumbuh berkembang sebaik-baiknya dalam dampingan dan bimbingan orangtua dan keluarganya yang telah diberi amanah oleh Tuhan untuk memastikan setiap anak hidup bahagia, bermakna, dan berguna bagi dirinya sendiri, keluarganya, masyarakat bangsa dan negaranya, serta bagi Tuhannya.

Kami percaya bahwa anak-anak memiliki hasrat belajar yang alami dan orangtua serta semua orang dewasa di sekitarnya memiliki kewajiban untuk sepenuh hati dan kesadaran merawat dan memfasilitasi agar hasrat alami itu terus berkobar menuju teraktualisasinya segala potensi baik dan luhur dalam diri anak.

Kami percaya bahwa anak-anak memiliki hak-hak dasar yang harus dihargai, dipenuhi, dan dilindungi melalui segala rumusan terbaik yang harus diwujudkan lewat kebijakan lembaga-lembaga masyarakat dan negara dan pelaksanaannya secara konsisten oleh aparat yang berkomitmen demi kebaikan dan keberlangsungan umat manusia itu sendiri, termasuk hak untuk merdeka belajar secara berkualitas.

Kami percaya bahwa pembelajaran mandiri berbasis keluarga adalah pilihan yang harus sama dihargai dan dilindunginya oleh masyarakat dan Negara dengan persekolahan atau pembelajaran di lembaga non-sekolah, dan anak serta keluarga homeschooler Indonesia patut diperlakukan secara setara tanpa diskriminasi oleh semua pihak dengan menghargai pilihan pendidikannya itu.

Kami percaya bahwa idealisme yang kami miliki tentang pendidikan yang merdeka, setara, dan berkualitas harus diperjuangkan bersama-sama dalam kerangka besar cita-cita mencerdaskan seluruh bangsa Indonesia menuju kehidupan bersama yang makmur berkeadilan.

Atas dasar semua itulah kami dirikan organisasi ini.


LATAR BELAKANG PEMBENTUKAN PHI

Sudah bertahun-tahun sebetulnya, para praktisi HS merasa adanya kebutuhan untuk berorganisasi untuk memperjuangkan kepentingan homeschooler di hadapan pemerintah dan masyarakat.

Tanpa organisasi, homeschooler akan sulit memperbaiki realitas yang tidak ideal di Indonesia berikut ini:

  • Paradigma masyarakat bahwa pendidikan identik dengan persekolahan, yang menghasilkan respons negatif dan tekanan sosial-psikologis pada para praktisi HS.
  • Pejabat atau aparat pendidikan belum paham/memihak kepada praktisi pendidikan alternatif, termasuk HS, yang memunculkan tindak administratif kebijakan yang menyulitkan, membatasi, atau mendiskriminasi anak atau keluarga homeschooler sebagai tidak setara dengan siswa pendidikan formal atau keluarganya.
  • Isi peraturan perundangan belum sesuai dengan aspirasi praktisi, yang membatasi upaya keluarga untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak homeschooler.
  • Adanya lembaga-lembaga pendidikan yang memakai “merk” homeschooling, yang membuat masyarakat dan Pemerintah rancu antara praktisi homeschooler sejati dengan lembaga pendidikan berlabel homeschooling.

Dari telaah ini, keluarga-keluarga homescholer menyadari perlunya menghadapi semua problem itu dengan kerja-kerja baik di ranah edukasi, riset, maupun advokasi. Oleh karena itu, pada tanggal 20 Desember 2016, didirikanlah Perkumpulan Homeschooler Indonesia (PHI). Ada sembilan orang Tim Inti atau pendiri PHI, yakni:

  1. Ellen Nugroho (Semarang)
  2. Anggrahenny C Putri (Semarang)
  3. Sapta Nugraha (Yogyakarta)
  4. Noor Aini Prasetyawati (Solo)
  5. Moi Kusman (Cilegon)
  6. Annette Mau (Jakarta)
  7. Idaul HS (Malang)
  8. Lyly Freshty (Surabaya)
  9. Rebecca Laiya (Nias)

Pendirian PHI sebagai badan hukum telah disahkan berdasar Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0004635.AH.01.07.TAHUN 2018 tertanggal 5 April 2018. Per 5 Juni 2018, PHI telah memiliki simpul di 75 kota/kabupaten di 21 provinsi seluruh Indonesia (selengkapnya lihat di Kontak PHI).


VISI, MISI, ASAS DAN KEGIATAN PHI

Visi:

Terjaminnya hak  anak Indonesia untuk merdeka belajar secara legal, setara, dan berkualitas

Misi:
  1. Membangun kesadaran kritis homeschooler Indonesia.
  2. Memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada homeschooler.
  3. Mengedukasi masyarakat tentang esensi dan legalitas sekolahrumah (homeschooling).
Asas:

Organisasi PHI berasaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kegiatan:
  1. Menggalang solidaritas dan membangun jaringan homeschooler di seluruh Indonesia
  2. Melibatkan diri dalam penyusunan, pemantauan, evaluasi, dan revisi kebijakan yang terkait kepentingan homeschooler
  3. Menyediakan informasi, edukasi, konsultasi, advokasi, dan layanan lain terkait homeschooling yang dibutuhkan homeschooler, masyarakat, atau aparat pemerintah
  4. Melakukan riset dan kajian terkait homeschooling
  5. Bekerja sama dengan pihak lain untuk mewujudkan pendidikan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia

 

Jika Anda berminat untuk mendaftarkan diri silakan klik tautan di bawah:

Informasi Pendaftaran

 

Top