Anda di sini
Beranda > Berita > PHI dan YSKI Semarang Jalin Kemitraan, Anak Homeschooler Boleh Akses Fasilitas dan Layanan Sekolah

PHI dan YSKI Semarang Jalin Kemitraan, Anak Homeschooler Boleh Akses Fasilitas dan Layanan Sekolah

Semarang, phi.or.id – Setelah melakukan dua kali pertemuan penjajagan, Perkumpulan Homeschooler Indonesia (PHI) dan Yayasan Sekolah Kristen Indonesia (YSKI) Semarang menandatangani nota kesepahaman pada hari Minggu (3/2) lalu di aula SD YSKI 2, Jl. Dr. Cipto 109 Semarang. Di dalam nota tersebut disepakati bahwa anak-anak homeschooler bisa mengakses fasilitas dan layanan YSKI, seperti laboratorium ilmu pengetahuan alam, laboratorium bahasa, pendampingan belajar dari guru-guru, juga kelas-kelas khusus untuk mendalami mata pelajaran yang diminati anak homeschooler, mulai dari jenjang SD sampai SMA.

“Awalnya kami dari YSKI terpikir untuk mendirikan lembaga homeschooling, tapi, dalam bahasa iman saya, Tuhan mempertemukan kami dengan PHI. Dari dua kali diskusi, kami jadi paham bahwa homeschooling itu pendidikan berbasis keluarga, bukan lembaga,” kata Thomas Indradjaja, manajer YSKI Semarang, seusai penandatanganan MoU kepada audiens yang menyaksikan di aula. Penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung di sela sosialisasi homeschooling oleh PHI Simpul Kota Semarang kepada sekitar 50 orangtua dan perwakilan institusi.

Lebih lanjut Thomas menambahkan, “Kami yakin bahwa sekolah-sekolah kami pada dasarnya adalah milik masyarakat, biar jadi manfaat yang sebesar-besarnya. Jadi sekarang kami membuka diri juga untuk anak-anak homeschooler. Nanti akan ada kelas-kelas khusus yang dapat diikuti homescooler, guru-guru kami bisa mendampingi proses belajar homeschooler untuk topik-topik yang diminati, juga laboratorium kami akan kami buka untuk tempat belajar homeschooler. Kami punya lengkap laboratorium fisika, kimia, biologi, juga ada laboratorium bahasa. Tentu saja bakal ada biaya, tapi jangan khawatir, kami tidak bermotif komersiil di sini.”

Didirikan sejak tahun 1951, YSKI Semarang saat ini menaungi lima unit sekolah, yakni 3 unit TK/SD, 1 unit SMP, dan 1 unit SMA. Dengan slogan Best Hands for Education, YSKI berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang berkualitas untuk semua kalangan yang mengikuti perkembangan zaman. “Kami memiliki sistem pembelajaran offline dan online yang memungkinkan untuk memfasilitasi homeschooler,” terang Thomas lagi.

Mewakili PHI menandatangani nota kesepahaman tersebut, Koordinator Nasional PHI Ellen Nugroho menyatakan bahwa PHI sangat menghargai sikap terbuka YSKI selaku lembaga pendidikan formal, dan akan terus memberi masukan tentang fasilitas dan layanan yang dibutuhkan oleh anak homeschooler. “Ini contoh baik bagaimana sekolah dan homeschooler bisa berkolaborasi, suatu terobosan. Kami harapkan ke depan keterbukaan ini meluas ke sekolah-sekolah lain di berbagai kota, karena toh tujuan akhir kita semua sama, yakni memberikan pendidikan berkualitas terbaik bagi seluruh anak Indonesia, sesuai dengan keunikan tiap anak.”

Turut membubuhkan tanda tangan sebagai saksi nota kesepahaman ini Asisten Manajer Akademik YSKI Desy Setiowati dan anggota Tim Inti PHI Anggrahenny Ciptaning Putri. Hadir pula dalam acara penandatanganan ini koordinator PHI Simpul Kota Semarang Linggayani Soentoro, koordinator PHI Simpul Kabupaten Semarang Supardi Kafha, koordinator PHI Simpul Kudus Indri Kristanti, dan koordinator PHI Simpul Pekalongan Nissa Majid.

Leave a Reply

Top